(Jakarta) Perkembangan dunia usaha pasca pandemic covid-19 terus-menerus bergerak. Kemajuan dunia usaha sangat penting dalam menjalankan roda perekonomian bangsa agar tetap berjalan. Tidak terkecuali bagi pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bagi pelaku UMKM masalah klasik yang timbul adalah permodalan dan skill. Kenyataan ini, memerlukan bantuan buat mereka agar aktifitas usahanya dapat berjalan.

Pelaku UMKM memerlukan pembiayaan (modal) untuk meningkatkan usahanya, namun selaras dengan hal tersebut penting adalah penjaminan permodalan. Beberapa lembaga keuangan baik bank dan non bank terus menyalurkan kredit bagi pelaku UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). KUR adalah program dari pemerintah untuk membantu permodalan bagi pelaku UMKM.

Penyaluran KUR melalui lembaga keuangan sejalan dengan usaha lembaga  penjaminan untuk memperkuat kinerja kredit tersebut. Pemerintah melalui Kementarian Koordinator Perekonomian RI terus menerus menggaungkan dan merangsang seluruh stakeholder perekonomian Indonesia. Baik, pelaku, penyalur, penjamin dan regulator agar bekerjasama sungguh-sungguh meningkatkan produktivitasnya.

Kementerian Koordinator Perekonomian RI melaksanakan kegiatan KUR Festival Fintech 2022 sebagai bentuk publikasi dan ajang investasi peningkatan kinerja UMKM dalam mendapatkan modal kerja. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu 18-19 Mei 2022 di Technopark Kota Surakarta.

Askrindo Syariah sebagai lembaga penjaminan turut mengikuti kegiatan KUR Festival Fintech 2022 sebagai wujud partisipasi dan implementasi peningkatan kinerja UMKM Indonesia melalui jaminan pembiayaan. Askrindo Syariah dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasaranya Bapak Irwan Herdiansyah didampingi oleh stafnya Bapak Hanung, Kepala Cabang Askrindo Syariah Yogyakarta Bapak Avianto Arbi dan Kepala KPPM Askrindo Syariah Bapak Bejo Ciptono.