Sebagai negara yang mempunyai populasi penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia sejatinya punya mengembangkan ekonomi syariah. Sayangnya semua itu digarap dengan baik.

Itu sebabnya guna mendorong pembiayaan syariah pada  2022, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) melakukan  kerja sama dengan PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah).

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, kerja sama LPDB-KUMKM dengan Askrindo Syariah sudah berlangsung sejak 2019. Kerja sama itu dalam rangka membantu koperasi  mengajukan pembiayaan kepada LPDB-KUMKM.

"LPDB-KUMKM sebagai satuan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM terus berupaya menyalurkan dana bergulir kepada koperasi di seluruh Indonesia. Dengan ini kami perlu dukungan dari semua pihak termasuk dari Lembaga penjaminan," kata Supomo saat penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Askrindo Syariah di Jakarta, Kamis (30/12).

Menurut Supomo, dalam pembiayaan kepada koperasi melalui LPDB-KUKM, peranan lembaga penjaminan menjadi sangat penting bagi koperasi dalam mengakses dana bergulir kepada LPDB-KUMKM, sebab dengan adanya Lembaga penjaminan jika ada koperasi yang kekurangan nilai jaminan dapat terbantu dengan Lembaga penjaminan, termasuk melalui Askrindo Syariah.
 

"Kerja sama LPDB-KUMKM dengan Askrindo Syariah sudah terjalin sejak  2019. Tercatat sepanjang 2021 LPDB-KUMKM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp1,64 triliun atau sebesar 102,6 % dari target yang dicanangkan," tambah Supomo.

"Untuk penyaluran dengan pola syariah di 2021 sebesar Rp828 miliar, lebih besar ketimbang penyaluran dengan pola konvensional. Ini patut kita syukuri karena memang market di pembiayaan syariah lebih sedikit dibanding dengan pola konvensional," paparnya.

"Ke depan diharapkan kerja sama itu akan semakin erat dan mendukung perekonomian nasional melalui pembiayaan kepada koperasi yang mayoritas para anggotanya merupakan pelaku UMKM," kata Supomo.

Soegiharto, Direktur Utama Askrindo Syariah mengatakan, pihaknya sebagai lembaga penjaminan pada  2022  bisa terus bekerja sama dan berkolaborasi dalam mendukung pembiayaan kepada koperasi.

"Kami berharap pada 2022 LPDB-KUMKM dan Askrindo Syariah dapat terus produktif dan meningkatkan target pencapaian produksi yang lebih baik lagi sehingga kita dapat terus memberikan kontribusi untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia, khususnya di masa pandemi yang belum kunjung usai," kata Soegiharto.

Soegiharto juga berharap, kerja sama yang terjalin antara LPDB-KUMKM dengan Askrindo Syariah dapat terus bersinergi dan saling menguntungkan antara kedua belah pihak. "Mari sama-sama kita berdoa semoga Indonesia dapat segera bangkit dari keterpurukan dan kita semua dapat melalui ujian di masa pandemi ini dengan terus maju dan sukses bersama-sama," ujarnya.